Takdir sang pencipta


.

 Rasanya lelah hanya mengenalmu lewat media sosial, mengagumimu lewat kisah kisah yang kau tulis dengan indah, ah andai kau tahu aku salah satu penggemarmu yang berharap bisa bertemu dengan sosok mu.

Kala itu gerimisi mengguyur kota metropolitan ini, tanpa sengaja ku menemukan postingan indah mu diaplikasi biru dan mulai saat itu hati ini tertaut dengan mu. Narendra Athalariq itu nama akunmu diaplikasi biru entah itu nama aslimu atau hanya nama akunmu saja, semakin kucari informasi tetangmu semakin dalam pula rasa ini untukmu.

Hingga suatu hari ku beranikan diri untuk mengirimkan sebuah pesan melalu aplikasi biru, berharap akan ada titik terang yang membahagiakan hariku dan pada nyatanya harapku sirna pesan yang ku kirim tak pernah kau balas, sekedar melihatnya pun sepertinya tak ada waktu. Hari hari ku suram karena mu yang lebih menyakitkan masih berterbangan postingan mu di aplikasi biru tapi pesan ku tak kau hiraukan.

Kala sore itu, saat menikmati secangkir kopi di pinggir pantai dan melihat indahnya rona senja ada notifikasi di akun biru ku tanpa menunggu lama ku buka notifikasi itu alangkah bahagianya aku tertulis nama disana Narendra Athalariq mengirimi pesan, ingin rasanya aku berteriak dan mengatakan pada dunia bahwa penantianku selama ini tidak sia sia. Dalam pesan mu kau tulis "Hay Anne salam kenal", ahhhh bengini saja hatiku sudah meletup letup ku ucapkan terimakasih karena sudah membalas pesan ku.

Mulai saat itu bukan hanya di akun biru saja kita saling menyapa, melalu akun hijau kita lebih intens menyapa hingga suatu hari kau mengirim pesan ingin bertemu dengan ku, ah bukanya jarak kita sangat dengan pesawat pun masih memerlukan jarak tempuh kurang lebih 2 jam dan tujuanmu hanya bertemu aku. Alangkah bahagianya aku kala itu dan kamu bilang bukan hanya bertemu dengan ku tapi juga keluarga ku, seperti mau dilamar saja batinku.

Hingga waktu yang di tunggu datang juga kata mu tak perlu aku bersusah susah menjemputmu tinggal duduk manis dirumah dan menunggumu, tahukah kamu kala itu hatiku tak menentu pikiran negatif terus saja terngiang ngiang bagaiman jika wajahmu tak seperti yang ada akum birumu, bagaimana jika ternyata kau bapak bapak yang sudah beruban bagaiman jika kau duda satu anak ataupun perjaka tua, semuanya melintas di otakku hingga kehadiranmu datang, mobil hitam itu menurunkan mu dan keluarga mu. What .. keluarga tidak salah lihatkah aku, itu memang benar kau dan keluarga mu dan yang paling aku syukuri ternyata kau lebih mempesona dari ribuan foto yang aku lihat.

Saat kau dan keluarga mu masuk rasanya badan ini tak mampu bergerak, mulut ini tak mampu berbicara hingga genggaman tangan kakaku menyadarkan aku, rasanya campur aduk antara bahagia dan malu, yang ku tahu tujuanmu kesini hanya ingin mengenalku lebih dekat lagi, nyatanya bukan hanya mengenal tapi untuk menemani menjalani hidup seutunya.

Hingga singkat cerita, kala tanganmu telah menjabat tangan ayahku dan mengucapkan ijab qobul, dikala kata sah menggema airmata ku runtuh tak kusangka orang yang selama ini ku kagumi kini telah menjadi suamiku, separuh pelengkap hidupku. Wahai Narendra Athalariq andai saja tak kuberanikan diri mengirim pesan untukmu mungkin saat ini aku tak bersanding denganmu 


Bpn, 09 Jan 24

Anne

Sajak lama


.

 Kutulis dalam dekapan malam, inikah nuansa yang hampa tanpa adanya rasa biarkan ia mengalir dengan adanya tanpa ada lagi canda dan tawa.

Tak akan terulang lagi kisah kita di masa putih abu-abu, masa kita menimba ilmu, masa kita berpetualang kala itu. Kini kita telah hidup masing, meski kita saling berkabar rindu ini tak terobati. Kala kita bercanda ria, seakan hidup tanpa beban, tahukah kalian malam ini aku merindukan kalian. Merindukan kebersamaan yang indah, menghayalkan masa depan kebersamaan.

Ingatkah kalian saat kita masih bersama, seakan kita tak dapat terpisahkan dan pada kenyataanya semua itu hanya harapan, kini rasanya menyesakkan hanya bisa bertegur sapa melalui media sosial bahkan dapat dihitung berapa kali kita berkomunikasi

Ibarat kata roda kehidupan akan terus berputar, ada pertemuan ada pula perpisahan meski rasanya menyakitkan kita harus bisa menghadapi dengan senyuman, hey kalian tahukah tanpa kalian mungkin hari hari ku tak akan indah seperti sekarang ini, terimakasih telah menjadi pelengkap dalam kehidupan.

Sekarang kita telah hidup dengan keluarga masing-masing, meski jarak memisahkan doa kita akan terus terpanjatkan, tak akan kulupakan kenangan indah yang pernah kita lalui bersama, aku berharap suatu saat nanti kita dipertemukan dalam lingkungan yang sama seperti yang kita bayangkan kala itu.


Miss you my best friend

Anne



.

Pada jarak pemisah waktu
Sampaikan salam ku pada bayang semu
Bahwasannya masa itu penuh kenang
Kepingan memory terus terbayang
Kala senja diujung awan
Kala senyum tersirta menawan
Lautan turut menyaksikan
Janji yang telah terucapkan

Hari ini sama dengan kala itu
Hanya saja tak lagi ada kamu
Senja masih merona
Lautan semakin berwarna
Hanya saja aku yang berbeda
Sirna sudah sinar di wajah
Hanya ada mendung dan rintik hujan
Yang kian lama kian deras

Rindu menelusup pada dalamnya hati
Hingga jiwa tak sanggup melewati
Torehan kenangan begitu dalam tertancapkan
Sekedar menghapus saja aku tak kuasa
Hadirmu bagia candu untuk ku
Kini kamu menghilang meninggalkan keindahan
Tak mau kah kau hadir kembali
Sekedar mengembalikan separuh rasa yang kau curi

Senja telah samapai pada ujungnya
Hanya tinggal malam yang gelap nan gulita
Lautan pun tinggal ombak yang hilir mudik
Ku sampaikan pada malam yang pekat
Bahwasannya harapanku sirna
Bersama jejak kaki terhempas ombak
Kini satu pelajaran dapat ku torehkan
Senja yang merona akan hilang oleh hadirnya malam

Anna


.

Mentari, aku rindu akan semua ini
Di antara rintikan hujan dan  pelangi
Hari itu, kapan akan datang lagi
Semuanya telah berubah
Mungkin, itu telah menjadi suratan
Mentari, seandainya dunia dapat berbalik
Tapi, itu rasanya tak mungkin
Semuanya telah berlalu dan menjadi masa lalu
Rabb, jika memamng ini hidup ku aku terima
Di atas bumi ini aku berpijak
Dan di sinilah hidup yang aku jalani

:) anna


.

Cerita ku
Ajari aku untuk mengerti keindahan
Ajari aku untuk menikmati kesulitan
Ajari aku untuk mengerti apa itu berkorban
Semuanya mulai disini dan akan berakhir disini pula
Tak akan pernah berhenti walau berbagai rintangan menghalangi
Andai malam itu  terang, maka tak kan ada gelap yang indah
Andai setiap kehidupan itu selalu indah maka tak akan pernah ada bagimana nikmatnya kesulitan
Dalam kerangka sebuah perjalanan tak pernah abadi
Semuanya berawal dari mimpi
Sebuah angan angan yang pasti akan terjadi jika kita melakukan dengan serius
Tak kan pernah luntur
Selau melekat dalam hati dan tak akan pernah pergi
Seperti cahaya matahari pagi dan rona indah di kala senja
Menitik semua kehidupan dalam angan
Meski kenyataan itu lebih indah dari mimpi

J anna J




.

Jingga :)

Jingga itu indah nian
dengan hadirmu malam akan datang
dengan hadirmu siang akan berakhir
hilangnya kamu bukan berarti akhir dari segalanya
karna kamu akan datang esok hari
jingga nanar keemasan
yang selalu jadi perhatian
jingga hadirmu atas kehendak-Nya

Rabb trimakasih atas indahnya alam ini


5 Desember 2014

*anna*


.

"My Story"
Di pangkalan jalan tak ada henti untuk semua kehidupan
tak akan ada cela di antara detik jarum jam
semuanya akan terus berjalan sampai akhir kehidupan
tak perduli apa kata mereka
tak peduli kritikan mereka
terus berjalan meski menerjang gelapnya malam
meski tanpa bintang dan bulan
karna aku tak akan bergantung padanya
karena aku yakin tanpa mereka aku bisa
bukan aku mengabaikan mereka
tapi karna mereka tak searah tujuan ku
selalu ada mendung ketika ku beranjak
kita tak pernah satu dalam kesatuan
selalu ada rintang antara kita
karna kita tak akan selamanya bersama
semuanya akan berjalan menuju kehidupan masing masing
hingga pada saatnya kita akan bertemu jika itu takdirnya
my life my comrade

Lencana Facebook